![]() |
| "Gelas tak dhe panci pun jadi" |
Memang tak semua pendaki menyukai kopi tapi biasanya apapun bawaan logistiknya,
dalam sebuah tim pendakian pasti di carrielnya pendaki terselip beberapa sachet
kopi. Entah sekedar untuk rasa persahabatan atau apa tetapi kopi khususnya kopi
hitam sangat erat kaitannya dengan para pendaki.
Kopi yang terasa pahit dan hangat kadang membuat suasana dingin di gunung akan
terasa nikmat. Apalagi diminum bersama dengan teman atau bahkan pasangan pasti
akan terasa nikmat. Dalam filosofi persahabat sering diungkapkan, sebuah
persahabatan terjadi karena sebuah kesamaan dan tenggang rasa.
Begitupun dengan pendaki, rasa kebersamaan dan tenggang rasa pun sudah tertanam
di jiwa mereka, sebut saja ketika temannya mengalami cedera ditengah
perjalanan, tak mungkin pendaki sejati akan meninggalkan temannya berjalan
sendiri, pastinya pendaki sejati akan menanti temannya dan menjaga selalu
temannya tersebut.
Dari berbagai ungkapan tersebut maka bukan tidak mungkin 'secangkir kopi memiliki
hubungan erat dengan para pendaki'. Bahkan beberapa pendaki pun sering
menaburkan bumbu-bumbu captionnya dengan kata 'Angkat Gelas Kopimu Kawan' atau
'Rindu Ngopi di Ketinggian' atau juga lainnya yang memiliki sangkut paut dengan
kopi.
Setuju atau tidak, tetapi Secangkir Kopi dan Pendaki memang erat hubungannya
dan tidak akan terpisahkan.

0 komentar:
Posting Komentar