"Ingatlah, nak kanakq, kakeh, lebih baek lakok jahat dari pada memiliki pikiran kerdil!...membaca dan teruslah membaca sampai kau merasakan kebosanan, menjadi martir dan teruslah melawan kebosanan sampai kau menemukan mimpi-mimpi kehidupan",
SAMPANG. Bina desa jilid V adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh nak kanak mahasiswa bidikmisi surabaya madura, yang terdiri dari 10 perguruan tinggi(UTM, UNAIR, POLTERA, STAIN PAMEKASAN, UPN, UINSA, UNESA, PPNS, PENS, dan ITS) , guna melaksanakan fungsi tridharma perguruan tinggi dan juga tugas khusus kita sebagai mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi, masing-masing perguruan tinggi mendelegasikan minimal 6 peserta, semua peserta adalah nak kanak pilihan dari ribuan mahasiswa bidikimisi, saya dan tim saya dari UTM berangkat dari kampus dengan modal dan usaha sendiri (Mencari donasi), berbeda dari kampus lain yang mendapatkan dana dan dukungan dari pihak sifitas akademik, Saya berangkat mewakili kampus bersama 7 teman saya( suhardi, santoso, faris, sayyi. Rinda, dan devi),
Saya bersama 5 teman saya (olinka(PPNS), Nurul, faris, santoso, rossi) mendapatkan jadwal mengajar diyayasan miftahul ikhsan, dari nak kanak yayasan miftahul ihsan saya belajar akan pentingnya bangku sekolah, hampir dua minggu saya bersamanya, salah satu yayasan yang menerapkan sistem modern dan salafi, dari jam 08.00 istiwa istilah jam yang dipakai penduduk pribumi des. gunung rancak atau tepatnya jam 07.30 WIB. nak kanak mulai mengancingkan baju, singsingkan lengan baju, angkat senjata pusaka(tas,buku,bolpoin, dll). sekolah yang terdiri dari SMP dan SMA, terdapat 6 kelas, masing-masing kelas tidak sampai dari 15 murid,
hari selasa adalah hari pertama saya mengajar, disini tidak hanya sebagai pengajar tapi juga sebagai seorang isnpirator karena tujuan utama kegiatan kita disini membuka jendela education bagi nak kanak khusunya des. gunung rancak dengan memperkenalkan akan pentingya pendidikan tinggi, mengacu dari tujuan utama bahwasanya mensed nak kanak disini lebih mengedepankan pekerjaan dari pada menempuh pendidikan lanjut, syukur-syukur bisa lolos SMA, tetapi yang paling mengagumkan dari nak kanak disini sifat religius yang dimiliki sangat kental sekali, dari pagi sampai malam tidak akan pernah lepas dengana ajaran keagamaan, disekolah sudah mendapatkan ajaran agama, jam 12.00 istiwa pulang,14.00-16.00 kelas madrasah, setelah shalat magrib saya menjumpai nak kanak yang mengikuti ngaji quran dimasjid yang tak jauh dari yayasan yang kami ajar,
"kami datang, kami datang dari seluruh penjuru setiap penghalang mimpi kesuksesan kami terjang, kami terjang"
seperti yang saya katakan diatas kegiatan kami tidak hanya mengajar, banyak scedule yang telah direncanakan, dari kegiatan mengajar pramuka, gerak jalan, sosialisasi bahaya narkoba, pernikahan dini dan juga bahay seks bebas, serta mengadakan lomba-lomba kecil guna memeriahkan agustusan dan juga pertanda akhir dari kegiatan BINA DESA JILID V.
Satu dua tiga pasti ada kekurangan dan kelebihan, dari segi SDM guru ajar yang lebih dominan dari guru agama menjadi salah satu faktor belum terlaksanakanya sistem pendidikan dan juga fasilitas yang kurang memadai, yang saya ketahui guru disitu hanya sebagai guru abdi atau guru tugas dari pondok(<+1 tahun) , semoga sepenggal kata-kata ini dapat menjadi acuan dari pemerintah setempat, serta menyentuh hati para ilmuan Saintek yang siap mengabdikan diri diyayasan tersebut.
catatan akhir : pesan untuk nak kanak yayasan Miftahul ikhsan, morsyd (yang tak lupa dengan songkok hitamnya, "jangan sampai kau lepas nak itu identitas dan jati dirimu), putri dan nayla (sllu kembangkan bakatmu dan lebih percya diri dari situ dunia kan berada digenggamanmu, serta ikutilah lomba-lomba buktikan pada kedua orangtuamu jika kamu bisa), nak kanak kelas 12( tentukan kemana kakimu harus melangkah , ingat pesan yang selalu aku tnamkan, saya tidak memaksa dirimu kuliah, yang terpenting apa yang kamu lakukan bermanfaat bagi orang diskelilingmu, khusunya kedua orang tuamu, entah dirimu mau menikah, kerja dll, jika dirimu kerja ingatlah "jadilah bos, jangan jadi budak, tugasmu adalah mengusir para rambut merah/londo dari ibu pertiwi dirimu adalah aset bangsa yang berharga) berjalan diatas airpun tidak mudah, ketika kita mau berusaha semua pasti akan kita dapat, dirimu mempunyai latar belakang yang berbeda dari nak kanak laen, senyum pepsodent yang kau berikan tak pernah kami lupakan, akhir dari perjalanan FKMB SURAMADU (Forum komunikasi mahasiswa bidikmisi surabaya madura) kau melukiskan kenangan yang sangat sulit tuk kita lupakan, semoga tangismu menjadi saksi kesuksesanmu, teruslah berusaha tuk menjadi lebih baik, khususon nak kholis, berbaktilah sama nyai/nenek (anggap itu sebagai kedua orang tuamu yang saat ini berada dinegeri seberang), jangan males baca komik (kalo khatam baca komik doraeman, insyallah saya kirimkan komik episode berikutnya), yang terakhir maaf tuk semua saya tak bisa menulis satu persatu nama-nama kalian yang terpenting berusahalah selagi anda masih dikasih nafas, seperti pepeatah disaat kalian mengikuti lomba kali grafi "man jadda wa jada". tentukan kemana kaki kalian haruys melangkan saat ini juga, jangan menunggu kalian kelas 3 SMA. , 







"jika pengalaman adalah salah satu guru terbaik maka menjadi guru atau suri taudalan adalah pengalaman terbaik"
😁
😁

0 komentar:
Posting Komentar